TANJUNG REDEB, kabarmiliter.id Berdasarkan laporan masyarakat, dengan melihat adanya aktifitas bongkar muat truk dengan nomer Polisi KT 8146 KU di jalan Raja Alam 1, Tanjung Redeb, Berau, sekitar pukul 01.00 wita, Minggu (18/8/2019) yang sedikit mencurigakan.

Anggota TNI gabungan dari Unit Intel Kodim bersama Den Intel Kodam, Tim Intel Korem secara langsung terjun kelapangan dan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan truk tersebut. Setelah diperiksa, ditemukan ratusan dus rokok yang diduga menggunakan cukai palsu untuk peredarannya.

“Kurang lebih sekitar 400 dos rokok yang saat ini kita amankan bersama supir serta pihak marketingnya. Dalam satu dus besar, berisi 40 slop rokok merk Armour. Total rokok yang diamankan berjumlah 20 ribu slop, kalau diuangkan sekitar Rp2 Milyar. Dari 2barang selundupan ini, infonya baru saja datang dari Kota Malang, Jawa Timur, sekira pukul 23.30 Wita, Sabtu (17/9/2019),” ungkap Anggota Unit Kodim berpangkat Sersan yang enggan menyebutkan namanya saat penangkapan bersama teman-teman media di Berau di TKP.

Saat ini, 400 dos rokok beserta 1 unit Truk Puso sudah diserahkan ke Mapolres Berau untuk proses hukum lebih lanjut.

Sedangkan dari marketing pemasaran rokok tersebut, Nico di lokasi bongkar muat mengatakan, jumlah rokok yang baru tiba dari Kota Malang Jawa Timur ke Kabupaten Berau, sekitar 400 dus.

“Namanya rokok merk Armour pak, ada cukainya itu di kotaknya tapi tidak tahu asli atau palsu,” jelasnya

Lanjutnya lagi, rokok merk Armour yang diduga memiliki cukai palsu itu sudah ada pemesannya dengan harga jual untuk 1 dus Rp 5 juta,”pungkansya (rudolfo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here