AMBON, kabarmiliter.id – Hanya dalam waktu empat hari pelatihan jurnalistik, Kodam XVI/Pattimura berhasil mencetak 45 perwira berkualifikasi jurnalis. Pelatihan jurnalis ini diselenggarakan sejak Rabu (18/9) dan berakhir Sabtu (21/9) yang digelar di Aula Makodam XVI/Pattimura.

Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan yang mewakili Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq saat menutup pelatihan tersebut mengatakan tujuan kegiatan ini untuk membentuk prajurit berkualifikasi dasar penerangan jurnalistik dalam menghadapi era digital.

“Pelatihan ini bertujuan membentuk para Prajurit dengan kualifikasi dasar penerangan jurnalistik di era Digital. Walau dirasa waktu pelatihan sangat singkat tetapi kita berusaha untuk menciptakan insan-insan penerangan guna memdukung tugas pokok TNI ke depan,” ujar Gunawan Sabtu (21/9) saat menutup kegiatan tersebut.

Pelatihan Jurnalistik Kodam XVI/Pattimura ini menghadirkan narasumber dari Akademisi dan Praktisi Komunikasi dengan latar belakang jurnalis media cetak dan elektronika yaitu Satya Pandia, Produser yang juga Koordinator Liputan 6 SCTV dan Indosiar serta Dr. Jannus Timbo Halomoan Siahaan, M.A., M.Si mantan wartawan senior yang juga seorang akademisi.

Pelatihan yang berlangsung selama empat hari itu dihadiri pesarta perwakilan dari masing-masing kesatuan yang ada di Kodam XVI/Pattimura khususnya Perwira yang berjumlah 45 orang.

Pelatihan ini berhasil membuat program akselerasi dalam pelatihan jurnalistik, baket modul pelatihan jurnalistik dua bulan dengan target dan berbagai beban tugas yang harus diselesaikan di percepat (akselerasi) menjadi empat hari.

“Dari sisi penyiapan dan persiapan sangat singkat, hampir betul-betul dikebut. Sedangkan sekarang sangat luar biasa, hanya pelatihan empat hari para peserta sudah bisa memperlihatkan hasil yang cukup baik dalam hal pengambilan gambar baik visual maupun foto serta penulisan berita,” jelas Jannus Timbo Halomoan Siahaan salah satu pemateri saat penutupan pelatihan ini.

Ia katakan, Kodam XVI/Pattimura dengan semua aktivitas dan keunikannya, sangat disayangkan jika tidak diabadikan dalam bentuk berita.

“Yang penting untuk penulisan harus memuat 5W 1H, karena menulis berita itu hakikatnya melaporkan suatu peristiwa dan di dalam peristiwa itu harus mengandung ke enam unsur tersebut,” tandasnya.

Terhadap materi yang sudah didapat para peserta dalam pelatihan ini, Halomoan berharap agar sekembalinya dari pelatihan ini para peserta mampu menularkan kepada anggota lainnya di kesatuan masing-masing.

Ditempat yang sama, Produser yang juga Koordinator Liputan 6 SCTV dan Indosiar Satya Pandia yang juga menjadi pemateri menegaskan untuk berita berupa video sangat mengutamakan tiga hal yaitu informatif, artistik dan dramatis.

Dalam pelatihan ini diadakan lomba reportasi pengambilan gambar dan penulisan berita. Terpilih tujuh peserta terbaik sebagai pemenang. Mulai dari peserta yang paling aktif, ibu Persit, kreativitas hingga menaiki pohon guna mengambil moment.

Pelatihan jurnalistik ini diselenggarakan oleh Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Inf Jansen Simanjuntak dengan Staf Penerangan Kodam XVI/Pattimura atas inisiasi Pangdam XVI/Pattimura yang memandang kemampuan jurnalistik sangat penting dikuasai oleh Staf Kodam XVI/Pattimura.

Pelatihan Jurnalistik Kodam XVI/Pattimura ditutup dengan Penyerahan Plakat dari Kasdam XVI/Pattimura kepada Ketua Tim Pelatihan Jurnalistik. Seluruh peserta juga diberikan sertifikat Pelatihan Jurnalistik. (Imran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here