HALSEL, kabarmiliter.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Wayamiga Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan, melakukan Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa yang di lakukan secara Door to door ke rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerumunan ditengah pandemi virus Covid-19, Senin, (22 /06/2020)

Tampak hadir dalam pembagian BLT kepada Warga secara dor to dor ini Kepala Desa Wayamiga, Dahlan Matly, Babinsa Wayamiga, Rahmat Taufik, Bhabinkantibmas Polsek Bacan Timur Bripka Arif, dan Ketua BPD Desa Wayamiga Samsudin Ahmad dan didampingi oleh Staf Aparatur Desa Wayamiga. Pembagian BLT tersebut juga dihadiri DPD LSM LIRA Kabupaten Halmahera Selatan yang turut mengawasi pembagian BLT secara dor to dor ke rumah warga.

“Kepala Desa Wayamiga Dahlan Matly kepada media, mengatakan bahwa, pembagian BLT door-to-door merupakan yang kedua kalinya. Tujuannya selain mengurangi kerumunan, juga tugas pelaksanaan pemantauan kewilayahan, sehingga kita bisa langsung melihat kondisi masyarakat saat pandemi virus Covid-19,” tuturnya.

Kades menambahkan,” penyaluran BLT ini bersumber dari dana desa (DD) Wayamiga kepada KPM sebanyak 41 KK, untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) 7 KK, dan PKH 7 KK serta 80 KK Penerima Bantuan Sembako dari Pemkab Halsel,” urai kades.

Lanjut Dahlan, kami pemdes membagikan BLT hari ini kepada 41 Kepala Keluarga dalam bentuk uang Tunai sebesar Rp 1.200,000. sebelum nya tersalur ke KPM Rp 600,000 Pada Bulan April lalu selanjunya memasuki Mei- Juni masing-masing KPM menerima Rp12.00.000.

“Bantuan yang di berikan oleh pemerintah Desa Wayamiga yang bersumber dari Dana Desa ini, semoga dapat meringankan beban kehidupan warga yang tergolong tidak mampu akibat dampak covid-19 ini,” harapnya.

Terpisah Ketua BPD desa Wayamiga Samsudin Hasan mengatakan, sesuai keputusan musyawarah desa, kriteria masyarakat yang mendapatkan BLT adalah masyarakat miskin yang betul-betul terdampak Covid-19. Selain itu, warga lansia serta yang memiliki riwayat penyakit bertahun-tahun.

“Masyarakat yang terdampak Covid-19 disini adalah mereka yang memiliki pekerjaan, tapi karena adanya pandemi, pekerjaannya kandas, dan untuk membiayai hidup keluarganya sangat sulit,” katanya.

Lanjut Samsudin,” bahwa dimasa Corona ini, pergerakan masyarakat sangatlah terbatas semoga dengan program pemerintah ini, dapat membantu warga untuk melangsungkan kehidupannya,” tutup Samsudin. (Nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here