oleh

KSAD Jenderal Andika akan Jelaskan Soal Klaster Covid -19 di Secapa AD

BANDUNG, kabarmiliter.id ‐ Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa akan menggelar konferensi pers terkait Covid-19 di Kompleks Sekolah Calon Perwira (Secapa) AD, Kota Bandung, yang menjadi klaster baru penularan virus corona di Jawa Barat besok, Sabtu (11/7).

Demikian keterangan dari Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Sri Wellyanto Kasih dalam jumpa pers di Gedung Sate, Bandung, Jumat (10/7).

Wellyanto sendiri dalam jumpa pers itu belum mengungkapkan panjang lebar mengenai kondisi saat ini, serta penanggulangan Covid-19 di kompleks pendidikan TNI yang berada di kawasan Hegarmanah, Bandung tersebut. Ia mengatakan itu akan disampaikan langsung oleh KSAD Andika Perkasa kepada wartawan besok siang.

“Barusan kami melakukan video conference dengan Bapak Kasad, tentunya banyak menanyakan kepada saya baik ke Kepala Kesdam tentang perkembangan Secapa. Petunjuk terakhir dari Bapak Kasad apabila rekan-rekan mau menanyakan tentang perkembangan yang di Secapa, silakan besok hadir di Secapa dan langsung menanyakan kepada Bapak Kasad,” ujarnya.

“Dalam kesempatan ini saya mengundang rekan-rekan media untuk hadir besok jam 2 [siang] di Secapa. Rencana, besok Bapak KSAD langsung memberikan preskon kepada rekan-rekan media,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan, kehadiran wartawan di Secapa TNI AD Sabtu besok untuk memperhatikan protokol kesehatan agar terhindar dari potensi penularan.

“Saya kira dari pihak Secapa maupun TNI melalui Kesdam, Kapendam, sudah melakukan langkah-langkah supaya kegiatan tersebut (kunjungan) berjalan aman dan tentu saja jangan sampai terjadi justru nanti rekan-rekan media tertular,” ucap Berli.

Meskipun demikian, Berli berpendapat rencana kunjungan KSAD ke Secapa TNI AD dimaknai sebagai cerminan kepercayaan terhadap masyarakat bahwa penanganan dilakukan secara serius.

“Mudah-mudahan ini bisa memberikan kepercayaan kepada institusi. Karena kalau yang kita lihat yang terjadi di Secapa ini,TNI tidak lepas kendali terhadap kejadian ini. TNI langsung melakukan langkah-langkah seperti melakukan rapid tes dan swab di RSPAD. Kemudian mengambil langkah yang dilakukan bagi OTG melakukan isolasi mandiri di komplek Secapa. Yang ada gejala walau sedikit merujuk ke RS Dustira dan RSPAD Gatot Subroto,” kata Berli.

Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto memaparkan temuan sebanyak 1.262 kasus positif virus corona (Covid-19) yang berasal dari Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa TNI AD) di Kota Bandung, Jawa Barat.

Ia mengatakan atas dasar temuan itu, kompleks Secapa TNI AD yang berada di kawasan Hegarmanah, Bandung itu pun telah dilakukan karantina wilayah. Institusi pendidikan negara itu pun menjadi klaster penularan Covid-19 yang baru di wilayah Jabar.

“Penambahan yang cukup banyak untuk Provinsi Jawa Barat didapatkan dari klaster yang sudah selesai kita lakukan penyelidikan epidemiologi sejak 29 Juni, yaitu klaster di Secapa TNI AD. Total, di sini [positif] 1.262 orang,” kata Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (9/7). 

Selain di Secapa AD, hari ini kompleks militer yang berada di kota Cimahi pun yakni Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom AD) diduga menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priyatna mengonfirmasi mengenai klaster Covid-19 di Pusdikpom AD. Dari adanya kasus itu, ia mengatakan pihak Pusdikpom telah melakukan karantina mandiri di kompleks pendidikan militer tersebut.

“Dinkes Cimahi sedang melakukan tracing dan koordinasi lanjutan dengan Danpusdikpom. Awalnya itu hasil dari swab test Jumat [3/7] pekan lalu,” kata Ajay di Cimahi, Jumat (10/7) seperti dilansir Antara.

Dari informasi yang beredar, ada sebanyak 99 anggota TNI yang terkonfirmasi positif di Pusdikpom AD. Di antaranya, sebanyak 74 siswa dan 25 anggota yang berdinas di Pusdikpom AD. Namun, Ajay mengaku tak bisa mengonfirmasi yang positif di Pusdikpom AD karena belum tahu jumlah tepatnya.

(awe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed