JAKARTA, kabarmiliter.id – Jika TNI AD punya Kopassus dan TNI AL punya pasukan Kopaska, TNI AU juga punya pasukan elite yang disegani dunia. Namanya Korp Pasukan Khas atau Korpaskhas. Mereka punya kemampuan yang tak dimiliki pasukan-pasukan lain.
Perbedaan skill Korpaskhas dengan pasukan lainnya, seperti siap diterjunkan di segala medan baik hutan, kota, rawa, sungai, laut dan udara untuk menumpas semua musuh yang melawan NKRI.
Tak hanya istimewa di dalam negeri, Korpaskhas juga diwaspadai oleh negara-negara lain. Berikut kemampuan-kemampuan pasukan TNI AU Korpaskhas yang ditakuti dunia:
PLLU atau Pengaturan Lalu Lintas Udara
Korpaskhas punya tugas yang tak dimiliki pasukan lain, yaitu Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD). Operasi ini dilakukan dalam pertempuran, Operasi ini untuk merebut dan mempertahankan pangkalan. Selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan kawan.
Biasanya operasi ini dilakukan dalam pertempuran, kemudian merebut pangkalan Udara musuh. nantinya pangkalan itu difungsikan kembali untuk mendukung serangan lanjutan.
Personel Paskhas juga memiliki kualifikasi ilmu meteorologi. Hal ini sangat diperlukan saat mereka mengendalikan penerbangan.
Dalpur atau Pengendalian Tempur
Korpaskhas juga bisa terjun dari pesawat dan menyusup ke wilayah musuh tanpa ketahuan. Operasi ini dilakukan oleh Tim Dalpur atau Pengendalian Tempur. Mereka adalah tim elite Paskhas yang diterjunkan sebagai pasukan pendahulu sebelum serangan.
Satu tim kecil biasanya diterjunkan secara rahasia dengan teknik High Altitude Low Opening (HALO) atau High Altitude High Opening (HAHO).
Tugas Tim Dalpur adalah menyusup ke wilayah musuh dan mengumpulkan data intelijen, menentukan target untuk serangan pesawat tempur TNI AU. Kemudian menentukan droping zone bagi ratusan pasukan yang akan melakukan serangan utama.
SAR Tempur
SAR tempur adalah salah satu tugas tersulit yang dilakukan pasukan Korpaskhas. SAR Tempur beraksi usai pertempuran di udara. Mereka harus masuk ke wilayah lawan. Kemudian menyelamatkan pilot yang jatuh karena serangan pesawat lawan dan membawanya dengan selamat di tengah pertempuran.
Tak cuma di gunung hutan, para personel SAR juga dituntut memiliki kemampuan melakukan operasi di laut.
Pasukan Anti Teror
Untuk tangani teror di perkotaan, Korpaskhas punya pasukan elite seperti Satuan Bravo 90. Mereka ditugaskan untuk menangani masalah antiteror. Utamanya soal pembajakan aspek udara.
Para personelnya dipilih dari yang terbaik. Mereka dididik untuk jadi ahli dalam membebaskan sandera dan perang lawan teror.
Secara persenjataan dan fasilitas pendukung, kini Sat Bravo tak kalah dengan Gultor Kopassus atau Denjaka TNI AL.
Sumber:merdeka.com
Komentar