oleh

Hangatnya Api Unggun, Hangat pula Persaudaraan Satgas TMMD ke 130 Kodim Mansel dengan Warga Kampung Yamboi

Manokwari Selatan, PB – kabarmiliter.id
Suasana malam yang dingin di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, berubah menjadi penuh kehangatan dan kebersamaan. Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan terlihat duduk bersama warga mengelilingi api unggun sederhana sambil bercengkerama dan berbagi cerita, Jum’at (23/10/26).

Di bawah cahaya api yang menerangi malam, tidak terlihat adanya sekat antara prajurit TNI dan masyarakat. Mereka duduk berdampingan, berbincang santai, serta menikmati suasana kekeluargaan yang begitu akrab.

Momen sederhana tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Setelah seharian bergotong royong melaksanakan pembangunan berbagai fasilitas di Kampung Yamboi, malam hari menjadi kesempatan bagi personel Satgas dan masyarakat untuk mempererat hubungan persaudaraan.

Komandan Kodim 1808/Mansel selaku Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menegaskan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terbangunnya hubungan emosional dan rasa persaudaraan antara TNI dengan masyarakat.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan, jembatan, dan rumah, tetapi juga membangun kedekatan hati antara TNI dan rakyat. Kehangatan kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Kebersamaan yang terjalin di tengah suasana malam tersebut mencerminkan bahwa kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel bukan hanya membawa perubahan pembangunan, tetapi juga menghadirkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan kekeluargaan bagi masyarakat Kampung Yamboi.

Melalui interaksi sederhana seperti ini, diharapkan hubungan baik antara prajurit TNI dan warga terus terpelihara, bahkan setelah program TMMD berakhir.

Api unggun boleh padam ketika malam berganti pagi, tetapi kehangatan persaudaraan antara Satgas TMMD dan masyarakat Kampung Yamboi diharapkan tetap menyala sepanjang masa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed