Limapuluh Kota — Proses percepatan pembangunan 60 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, terus berlanjut. Kegiatan lanjutan tersebut dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026) dengan melibatkan personel TNI yang tergabung dalam satuan tugas di lapangan.
Pada tahap ini, personel TNI memusatkan pekerjaan pada sejumlah bagian strategis, di antaranya pemasangan rangka bangunan, penyelesaian dinding panel, serta penataan sarana pendukung seperti saluran sanitasi dan drainase. Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara terencana dan terkoordinasi guna memastikan setiap unit hunian dapat segera diselesaikan dan difungsikan.
Percepatan pembangunan Huntara tersebut merupakan bagian dari langkah nyata dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan masyarakat terdampak memperoleh tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan memenuhi standar kesehatan lingkungan. Aspek kenyamanan serta kebersihan kawasan hunian juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pembangunan.
Kehadiran personel TNI di lokasi pembangunan tidak hanya mendorong peningkatan progres fisik pekerjaan, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat negara, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi fondasi utama dalam kelancaran pembangunan Huntara tersebut.
Salah seorang perwakilan TNI di lokasi pembangunan menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Kami berkomitmen mendukung percepatan pembangunan Huntara ini agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga. Seluruh personel di lapangan bekerja secara maksimal dan terkoordinasi, dengan tetap mengutamakan kualitas serta keselamatan kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong yang terbangun di lapangan memberikan dampak positif terhadap percepatan progres pekerjaan.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, pembangunan 60 unit Huntara di Nagari Koto Tinggi ditargetkan rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan segera dapat difungsikan sebagai tempat tinggal sementara bagi warga selama masa pemulihan berlangsung.
(FajriHR).









Komentar