Lima Puluh Kota — Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota terus dipercepat melalui kolaborasi antara TNI dan warga setempat. Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Kamis (25/12/2025) sebagai upaya mempercepat pemulihan pascabencana.
Sejak pagi, personel TNI bersama masyarakat turun langsung ke lokasi untuk mengerjakan berbagai tahapan pembangunan Huntara, mulai dari penyusunan rangka bangunan hingga pemasangan dinding dan atap. Kekompakan yang terjalin di lapangan mencerminkan semangat kebersamaan dalam membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.
Komandan lapangan menyampaikan bahwa partisipasi aktif masyarakat memberikan kontribusi besar terhadap percepatan penyelesaian Huntara. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan diharapkan dapat segera rampung dan siap dihuni oleh warga terdampak. “Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan Huntara secepat mungkin agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, salah seorang warga penerima manfaat mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat dan optimisme untuk kembali bangkit.
Pembangunan Huntara ini diharapkan dapat menjadi tempat tinggal sementara yang aman dan layak bagi warga, sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen oleh pemerintah.
(FajriHR).














Komentar