Riau,KabarMiliter.id — SPBU 14.282.683 Tabek Gadang, Kota Pekanbaru, kian nekat. Meski sudah berkali-kali dapat sanksi administrasi oleh pihak Pertamina, akan tetapi SPBU milik Ervan Herman malah menjadi-jadi dengan diduga memboyong Mobil Pelangsir yang banyak di isi oleh oknum TNI Auri.
Pantauan team Awak media, Senin (08/12/2025), nampak terang-terang antrian mobil paramafia. Mulai dari Mobil Phanter, box L300, Truk hingga Mobil mewah jenis Pajero, dan Fhortuner.
Pemandangan antrian itu menyayat hati masyarakat, apa lagi saat ini sejumlah SPBU krisis Solar. Dan hal itu bisa dilihat dari antrian panjang di sejumlah SPBU di Pekanbaru.
Dengan tidak tersentuh nya SPBU Tabek Gadang ini, maka masyarakat berpikiran ada apa dengan Tim Tipiter Polresta Pekanbaru, atau memang Polda Riau Ciut untuk menindak aktifitas ini.
Walaupun yang ikut menjadi mafia adalah oknum TNI AU Hukum harus ditegakkan sesuai amanat UU ,jangan menjadi tumpul dan tak bernyali di propinsi Riau hanya segelintir oknum yang mencari keuntungan pribadi yang bersandar dengan baju dinasnya.
Padahal dengan maraknya, Pelangsiran ini kebutuhan BBM masyarakat kerap sekali putus, sehingga terjadi antrian dan kelengkaan.
Dan terkait dengan ini, undang-undang tentang migas juga tegas dan ancamannya hukumannya juga tidak rendah begitu juga denda hukumnya.Namun Oknum TNI tidak bisa di hukum seakan akan hukum timbang pilih.
Terkait dengan hal ini, masyarakat banyak minyak Polresta Pekanbaru atau Polda Riau untuk serius memberantas perampokan BBM Subsidi secara sistematis ini.
” Kalau tidak ada pembiaran, tidak mungkin aktifitas Pelangsiran ini bisa berjalan sekian tahun.Apa benar di belakang SPBU di backup oknum TNI AU ?
Padahal Miliaran kerugian negara perbelanjaan,apakah ini hanya Pembiaran atau takut untuk melakukan tindakan tegas kepada oknum tersebut” kata Anto saat tidak sabar ikut antrian dibelakang Mobil paramafia. ***tim















Komentar